3 Menghitung BEP Makanan Internasional. BEP digunakan untuk mengetahui jangka waktu pengembalian modal atau investasi suatu kegiatan usaha atau sebagai penentu batas pengembalian modal. Produksi minimal suatu kegiatan usaha harus menghasilkan atau menjual produknya agar tidak menderita kerugian. BEP adalah suatu keadaan dimana usaha tidak Terdapat5 komponen penting dalam BEP yang wajib dipahami, antara lain sebagai berikut : Biaya Tetap (Fixed Cost) : adalah biaya tetap walaupun tingkat produksi berubah. Misalnya seperti gaji karyawan, sewa tempat usaha, dan pajak. Biaya Variabel (Variable Cost) : adalah biaya yang berubah-ubah mengikuti volume produksi. Untukformulasinya, BEP akan akan tercapai jika: Penjualan = gaji pekerja + biaya overhead + biaya makanan Semisal gaji karyawan tiap minggu adalah Rp. 3 juta, biaya overhead adalah Rp. 2 juta, dan biaya makanan adalah Rp. 4 juta. Jika dikalkulasi sesuai formula di atas, BEP akan terjadi saat penjualan mencapai Rp. 9 juta. MenghitungBep Rupiah Dan Bep Unit Youtube from i.ytimg.com. 36+ Contoh Soal Menghitung Bep Sederhana. Penghitungan bep penjualan bep = fc. Feb 11, 2021 · cara menghitung dan contoh soal bep (break even point) diketahui: Harga jual barang per unit bernilai rp. Total biaya tetap (fc) bernilai rp. Total biaya variabel (vc) per unit bernilai rp. Bilausaha rata-rata untung bersih Rp2.000.000 jumlah yang disisihkan adalah; Jumlah yang disisihkan (cicilan) tiap bulan = 30% x 2.000.000 = Rp600.000 BEP Usaha Burger = Total Modal Investasi Jumlah cicilan pengembalian = 2.000.000 = 600.000 BEP = ± 4 bulan Selamatberjumpa di modul pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Dalam modul ini akan dibahas beberapa aspek yaitu pengertian dan manfaat BEP , strategi menetapkan harga jual , komponen perhitungan BEP dan menghitung BEP usaha makanan khas daerah. Apakah kamu tahu salah satu makanan khas di daerahmu? Tentu tahu ya! Hargajual yang ditetapkan di nilai pantas jika harga dapat memberikan keuntungan yang di harapkan. Seandainya saja keuntungan yang diharapkan dapat tercapai, akan mempermudah dalam mengembangkan usaha yang sudah dirintis. 3. Menghitung BEP Dalam menghitung Break Even Point diperlukan komponen penghitungan dasar seperti berikut ini: a. Fixed Cost. MateriCara Menghitung Break Even Point (BEP) Mapel Prakarya kelas 11 SMA/MA Modul ini sebagai pendamping buku teks pelajaran (BTP) atau buku sekolah elektronik (BSE) sebagai media pendukung bagi kalian dalam memahami materi tentang perhitungan Break Even Point (BEP) usaha makan internasional. Dalammenghitung sebuah keuntungan usaha ada 5 cara yang perlu yang Anda ketahui dan dilakukan dalam usaha Anda. Berikut cara menghitung keuntungan bengkel las kanopi. Jadi keuntungan per gelasnya Rp 2500 Rp 2196 Rp 304 sekitar 15 persen dari harga jual Dari perhitungan ini Anda bisa mengetahui bahwa keuntungan yang akan Anda peroleh dari usaha Berikutrumpunnews memberikan Soal Perhitungan BEP Usaha Makanan Khas Daerah Mapel Prakarya Kelas 11 SMA/MA. 1. Tulis namamu di sudut kanan atas. 2. Bacalah setiap soal dengan teliti. 3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah. 4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas. KatalogHarga Promo pula tetap menyiapkan penjelasan Terupdate berhubungan dengan bermacam Katalog Promosi Terbaru, Promosi JSM Terbaru, Harga Sepeda Motor Terkini, Harga Tiket, Harga Hp Terupdate, Cara Menghitung Bep, maupun Daftar Harga Terupdate dan Terlengkap Lainnya. BEP(Break even point) merupakan suatu keadaan dimana besar penjualan dengan jumlah pengeluaran setara sehingga hasil penjualan dapat menutupi pengeluaran usaha.Dengan menentukan BEP, pelaku usaha dapat mengetahui berapa jumlah penjualan minimal yang harus didapatkan dan jumlah produk minimal untuk dijual supaya usaha tidak mengalami kerugian. ROIadalah Return of Investment, yaitu peluang balik modal usaha. Sedangkan BEP adalah Break Even Point, yaitu jumlah penjualan yang harus terjadi setiap harinya untuk menutup modal. PBP adalah Payback Period, yang berarti jangka waktu pengembalian modal. Itulah cara menghitung keuntungan usaha rumah makan yang bisa digunakan secara umum 2 Strategi Menetapkan Harga Jual Makanan Internasional 3. Menghitung BEP D. Promosi Produk Hasil Usaha Makanan Internasional 1. Pengertian Promosi 2. Tujuan Promosi 3. Manfaat Promosi 4. Sasaran Promosi 5. Teknik dan Strategi Promosi E. Laporan Kegiatan Usaha Makanan Internasional 1.Pengertian Laporan Kegiatan Usaha Makanan Internasional 2. XtsxjZ. Cara Menghitung Break Even Point BEP, Simak Contoh Ini! Bagaimana cara menghitung atau mencari Break Even Point BEP baik itu dalam unit produksi atau nilai Rupiah dalam bisnis, pelajari apa saja rumus perhitungan yang digunakan lengkap dengan contoh di blog Mekari Jurnal. Sebagai seorang pebisnis, Anda tentu sering membuat keputusan terkait investasi untuk pengembangan pemasaran. Untuk menghitung berapa tahun perusahaan dapat menghasilkan keuntungan atau untuk memastikan kapan usaha Anda mengalami balik modal. Karena itu Anda harus paham tentang cara menghitung Break Even Point BEP dan menganalisanya. Break Even Point atau nama lain dari analisis titik impas diartikan sebagai suatu keadaan atau titik di mana perusahaan dalam kegiatan operasinya tidak memperoleh keuntungan dan tidak mengalami kerugian juga. Jumlah laba dan biaya suatu perusahaan dalam posisi yang sama atau seimbang, sehingga dalam prosesnya tidak mendapatkan keuntungan dan kerugian. Pengertian Break Even Point BEP Break Even Point BEP adalah titik dimana pendapatan sama dengan modal yang dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan. Total keuntungan dan kerugian ada pada posisi 0 nol. Hal tersebut dapat terjadi bila perusahaan dalam operasinya menggunakan biaya tetap, dan volume penjualan hanya cukup untuk menutup biaya tetap dan biaya variabel. Apabila penjualan hanya cukup untuk menutup biaya variabel dan sebagian biaya tetap, maka artinya perusahaan menderita kerugian. Sebaliknya, bila penjualan melebihi biaya variabel dan biaya tetap yang harus di keluarkan, maka perusahaan tersebut akan memperoleh keuntungan. Mencai nilai Break Even Point BEP sangat penting bagi sebuah perusahaan karena dapat membantu Anda dalam membuat keputusan, seperti contoh apakah Anda perlu menaikkan harga produk atau mengurangi biaya operasional. Selain itu, informasi ini juga sering digunakan oleh para pelaku saham. Kalkulasi saham yang dibuat dengan menggunakan metode Break Even Point BEP saat seseorang melakukan kegiatan jual beli saham dapat menganalisa kapan saat yang tepat untuk membeli call dan kapan harus menjual put. Konsep Titik Impas Perhitungan atau penutupan BEP tergantung pada konsep-konsep yang mendasari atau asumsi yang digunakan didalamnya. Menurut Susan Irawati dalam bukunya “Manajemen Keuangan”, terdapat beberapa asumsi dasar yang digunakan dalam menghitung Break Even Point BEP yaitu adalah sebagai berikut Biaya yang terjadi dalam suatu perusahaan harus digolongkan kedalam biaya tetap dan biaya variabel. Biaya variabel yang secara total berubah sesuai dengan perubahan volume, sedangkan biaya tetap tidak mengalami perubahan secara total. Jumlah biaya tetap tidak berubah walaupun ada perubahan kegiatan, sedangkan biaya tetap perunit akan berubah-ubah. Harga jual per-unit konstan selama periode dianalisis. Jumlah produk yang diproduksi dianggap selalu habis terjual. Perusahaan menjual dan membuat satu jenis produk, bila perusahaan membuat atau menjual lebih dari satu jenis produk maka “perimbangan hasil penjualan” setiap produk tetap. Selain itu, ada juga istilah yang disebut Break Even Analysis yang merupakan dasar dari seluruh metode titik impas. Fungsi Break Even Analysis adalah untuk mengetahui volume penjualan akan menghasilkan keuntungan atau kerugian. Manfaat perhitungan Break Even Analysis yaitu Memberikan informasi banyaknya investasi yang butuhkan agar dapat mengimbangi pengeluaran awal. memberi margin sebagai langkah pembatas supaya tidak mengalami kerugian Digunakan secara luas, baik dalam analisa jual beli saham dan menganalisa budget dari berbagai macam project yang dilakukan perusahaan. Anda juga bisa mencari dan menghitung Break Even Point dengan menggunakan aplikasi akuntansi Jurnal. Klik di sini untuk coba gratis! Komponen dalam Perhitungan Break Even Point BEP Sebelum Anda menghitung nilai Break Even Point BEP, baik itu dalam unit produksi atau Rupiah, terlebih dahulu Anda harus memahami komponen penting di dalamnya Biaya Tetap Fixed Cost, baik ketika perusahaan sedang berproduksi maupun tidak berproduksi. Biaya Variable Variabel Cost, Komponen ini bersifat dinamis dan bergantung pada tingkat volume produksinya. Jika produksi meningkat, maka biaya variabel juga akan meningkat. Harga Jual Selling Price, harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi. Pendapatan Revenue, merupakan jumlah pemasukan yang diterima oleh penjual barang. Laba Profit , merupakan sisa penghasilan setelah dikurangi biaya tetap dan biaya variable. Baca Juga Cara Menghitung Laba Kotor Perusahaan, Ini Rumusnya! Metode Perhitungan dan Rumus Cara Menghitung Break Even Point BEP Dalam dunia akuntansi, Break Even Point BEP sering digunakan untuk menemukan persamaan dimana biaya yang dikeluarkan untuk produksi barang sesuai dengan pendapatan yang didapat dalam satu periode. Ada beberapa rumus yang biasa digunakan sebagai cara untuk menghitung Break Even Point Analysis BEP, yaitu adalah sebagai berikut BEP = Biaya Tetap Harga jual per unit – biaya variabel per unit Selisih dari pengurangan harga jual per unit dan biaya variabel per unit adalah rumus dari margin kontribusi contribution margin. Cara ini bisa digunakan untuk mengetahui titik dimana jumlah beban setara dengan jumlah biaya dan jumlah unit yang dikeluarkan. BEP = Biaya tetap Margin kontribusi per unit BEP tidak hanya dapat dihitung dalam bentuk unit, jika Anda sudah mengetahui berapa banyak minimal unit yang harus dijual untuk menutup biaya produksi Anda dapat mengalikannya dengan biaya per unitnya. Apabila diinginkan dalam mata uang Rupiah, maka dari formulasi rumus break even point dalam unit dikalikan dengan harganya, sehingga BEP dalam bentuk mata uang = harga jual per unit x BEP per unit Setelah mengetahui rumus cara menghitung Break Even Point BEP untuk bisnis, Anda juga perlu mengetahui tentang margin kontribusi. Margin kontribusi dapat mengetahui berapa keuntungan dari suatu produk yang berhasil dijual, dengan mengukur efek dari sales terhadap keuntungan. Rumus cara menghitungnya yaitu Margin kontribusi Total sales – Biaya variabel Dalam menghitung margin kontribusi, hal penting yang harus perhatikan adalah biaya variabel yang dikenakan, baik relasinya dengan total biaya ataupu dengan total penjualan atau sales suatu perusahaan. Dengan menggunakan margin kontribusi sebuah perusahaan dapat memisahkan biaya tetap produksinya dengan keuntungan yang didapat. Dengan begitu perusahaan mengetahui interval harga produk yang akan dijual. Berikut ini adalah contoh serta rumus cara menghitung atau mencari Break Even Point BEP dengan menggunakan sebuah studi kasus dari bisnis UMKM Contoh 1 Sebuah perusahaan yang diberi nama “Usaha Gemilang” memiliki data-data biaya dan rencana produksi seperti berikut ini Biaya Tetap sebulan adalah sebesar Rp140 juta yaitu terdiri dari Biaya Gaji Pegawai + Pemilik Biaya Penyusutan Mobil Biaya Asuransi Kesehatan Biaya Sewa Gedung Kantor Biaya Sewa Pabrik Biaya Variable per Unit yaitu terdiri dari Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Lain Harga Jual per Unit Sekarang mari kita hitung berapa tingkat BEP usaha tersebut baik dalam unit maupun dalam rupiah dengan menggunakan rumus Contoh perhitungan BEP “Usaha Gemilang” adalah sebagai berikut Break Even Point BEP Unit = Biaya Tetap harga/unit – biaya variable/unit BEP Unit = – = = 7000 Jadi, dengan rumus ini, nilai BEP dari contoh di atas adalah unit Break Even Point BEP Rupiah = Biaya Tetap kontribusi margin / unit harga / unit BEP Rupiah = = = Jadi, dengan rumus perhitungan di atas, BEP dalam nilai Rupiah dari contoh di atas adalah Nah, kira kira seperti itu contoh rumus perhitungan Break Even Point BEP dalam nilai Rupiah dan Unit. Bisa disimpulkan bahwa untuk memperoleh titik impas dengan harga penjualan sebesar maka perusahaan harus dapat menjual sebanyak unit. Jika jumlah penjualan tidak sampai unit, maka tidak akan menutup biaya produksi yang sudah sudah dikeluarkan. Dengan mengetahui kapan perusahaan melewati tingkat BEP, Anda juga akan dapat menghitung berapa minimal penjualan untuk mendapatkan laba yang Anda targetkan. Sebagai manager atau pemilik usaha, Anda dapat menambahkan laba yang ditargetkan tersebut dengan biaya tetap yang anda miliki. Misalnya target laba sebulan adalah Rp60 juta, maka minimal penjualan yang harus dicapai adalah sebagai berikut BEP Laba = biaya tetap + target laba harga/unit- biaya variable/unit = + – = = unit Contoh 2 Misalnya ada seorang akuntan manajer perusahaan ABC bertanggung jawab dalam operasional produksi dan persediaan stok barang ingin mengetahui jumlah sales yang diperlukan untuk menutup biaya operasional sebesar dan ingin mendapat keuntungan sebesar Penjabaran biaya yang dikeluarakan untuk operasional adalah sebagai berikut Total biaya tetap Biaya variabel per unit Harga jual per unit Keuntungan yang diinginkan Berikut adalah cara menghitung atau mencari nilai unit Break Even Point BEP untuk contoh soal ini BEP = Total biaya tetap margin kontribusi = – = = 2,500 Unit Artinya perusahaan harus menjual 2,500 unit agar tidak mengalami kerugian tidak akan memperoleh keuntungan. Poin penting selanjutnya bagi akuntan manajer yang mengawasi produksi adalah menghitung dalam bentuk rupiah atau mata uang lainya. Kendalanya semua biaya baik itu biaya tetap ataupun variabel harus dalam nilai Rupiah. BEP dalam Rupiah = Harga jual per unit x BEP unit = x unit = Selanjutnya yang merupakan point penting dalam perhitungan analisis Break Even Point BEP adalah bagaimana penerapan untuk menghasilkan nilai atau keuntungan unit yang dinginkan. N unit yang dibutuhkan = Keuntungan yang diingankan Margin kontribusi + BEP unit = + = + = unit Dengan menggunakan korelasi dari metode BEP dan break even analysis, manajer produksi ABC dapat mengetahui berapa banyak unit yang harus terjual agar perusahaan ABC mendapat keuntungan yang di inginkan. Dalam contoh kasus ini, Perusahaan ABC harus menjual sebanyak unit agar memperoleh keuntungan sebesar Baca Juga Mengenal Definisi, Jenis, dan Cara Menghitung Rasio Profitabilitas Cara Menghitung Break Even Point BEP Jadi Lebih Mudah Dengan Aplikasi Mekari Jurnal Jurnal software akuntansi online, membantu usaha Anda untuk permudah cara mencari dan melakukan penghitungan break even point BEP secara tepat dan akurat. Dengan aplikasi akuntansi Jurnal, Anda juga bisa mendapatkan kemudahan pencatatan untuk keperluan akuntansi perusahaan kapan pun dan di mana pun. Selain itu, Anda bisa menerima laporan lengkap yang menampilkan daftar kuantitas penjualan per produk, termasuk jumlah retur, net penjualan, dan harga penjualan rata-rata. Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, pelacakan ketersediaan barang, dan manajemen aset yang akan membantu mengembangakan nilai aset bisnis Anda di masa depan. Salah satunya melalui fitur aplikasi stock opname untuk inventarisasi yang lebih efektif. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Jurnal, Anda juga dapatkan mengakses free trial coba gratis Aplikasi Jurnal selama 14 hari. Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang! Kesimpulan Break Even Point berguna untuk menganalisis studi kelayakan sebuah aktivitas usaha dalam perencanaan bisnis. Selain itu juga berfungsi sebagai landasaan strategis penjualan misalnya penentuan harga barang, pengambilan keputusan, dan metode produksi. Mengetahui bagaimana cara menghitung ataupun mencari nilai Break Even Point BEP atau titik impas yang benar dalam sebuah usaha sangatlah penting. Terutama untuk menentukan target penjualan yang harus dipenuhi dalam rangka memperoleh keuntungan usaha. Informasi ini dapat digunakan sebagai bahan untuk mengevaluasi investasi apapun dari marketing campaign yang sudah dilakukan. Hal ini karena berhubungan dengan biaya program marketing, menganalisa kemampuan perusahaan terhadap permintaan konsumen untuk sebuah produk. Analisis ini menanamkan disiplin ke dalam pembuatan keputusan pemasaran, kemudian melihat peluang seberapa besar kemungkinan untuk berhasil. Nah, sekarang Anda paham tentang bagaimana rumus perhitungan serta cara menghitung dan mencari Break Even Point BEP dalam nilai unit produksi maupun Rupiah dalam binis. Semoga informasi ini bisa berguna untuk Anda yang memerlukannya, dan jangan lupa untuk dibagikan di sosial media Jika Anda membutuhkan aplikasi lain seperti mengelola sumber daya manusia dan perpajakan untuk perusahaan, Anda dapat mencoba menggunakan produk dari Mekari yang sudah saling terintegrasi. Menghitung BEP Dari Usaha Makanan Khas Daerah Menghitung BEP Dari Usaha Makanan Khas Daerah adalah makanan yang biasa dikonsumsi di setiap daerah. Dalam menghitung Break Even Point diperlukan komponen penghitungan dasar seperti berikut ini a. Fixed Cost. Komponen ini merupakan biaya tetap atau konstan ada walaupun tidak ada kegiatan produksi. Contoh Menghitung BEP Dari Usaha Makanan Khas Daerah ini yaitu biaya tenaga kerja, biaya penyusutan mesin, dll. b. Variabel Cost. Komponen ini merupakan biaya per unit yang sifatnya dinamis tergantung dari tindakan volume produksinya. Jika produksi yang direncanakan meningkat, berarti variabel cost pasti akan meningkat. Contoh Menghitung BEP Dari Usaha Makanan Khas Daerah ini yaitu biaya bahan baku, biaya listrik, dll. c. Selling Price. Komponen ini adalah harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi. Diasumsikan dalam satu kali proses produksi digunakan 10 kg daging yang akan menghasilkan sekitar 40 bungkus rendang ukuran 1/4kg. Menghitung BEP Dari Usaha Makanan Khas Daerah biaya produksi dan keuntungannya sebagai berikut. 1 Biaya variabel 1. Daging , Jumlah 10 kg , Rp 100000 , Total 1000000 2. Bumbu , Jumlah 1 paket , Rp 25000 , Total 100000 3. Toples , Jumlah 40 buah , Rp 5000 , Total 200000 4. Kantong plastik , Jumlah Mica 4 gulung , Rp 10000 , Total Total 2 Biaya tetap 1. Tenaga Kerja , Rp 2. Penyusutan Alat , Rp Total 3 Total biaya Total biaya = Biaya variabel + Biaya tetap = Rp. + Rp. = Rp. 4 Penerimaan kotor Penerimaan kotor = Jumlah produksi x Harga produksi Jumlah bungkus 40 , Satuan Rp 45000 , Total Rp 5 Pendapatan bersih Laba Pendapatan bersih = Penerimaan kotor – Total biaya = Rp. – Rp. = Rp. Jadi perkiraan pendapatan untuk satu kali produksi, yaitu sebanyak 10 kg rendang akan mendapatkan laba/keuntungan sebesar Rp. Baca Juga Menghitung Titik Impas BEP Usaha Makanan Khas Daerah Teknik Dari Sebuah Pengemasan Makanan Khas Daerah Jenis Bahan Kemas Olahan Makanan Khas Daerah Demikian Artikel Menghitung BEP Dari Usaha Makanan Khas Daerah Yang Saya Buat Semoga Bermanfaat Ya Mbloo Artikel Terkait Sumber Daya Yang Dibutuhkan Dalam Usaha Kerajinan Dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar Promosi Produk Hasil Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi Cara Dari Perencanaan usaha Pembenihan Ikan Konsumsi Perencanaan Administrasi Usaha Kerajinan Dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar Simulasi Wirausaha Produk Modifikasi Pangan Khas Daerah Break Event Point dibutuhkan perusahaan untuk menghitung sejauh mana keuntungan yang sudah tercapai dari modal awal, oleh karena itu perusahaan perlu mengetahui cara menghitung BEP Break Event Point yang benar agar tidak salah langkah dalam hal itu Perhitungan BEP Break Event Point?Pengertian Break Event Point BEPKomponen Break Event Point BEPFungsi Break Even PointTujuan Menghitung BEPCara Menghitung BEP Break Even Point Contoh Perhitungan BEPKesimpulanSebelum membahas tentang cara perhitungan Break even point BEP, anda juga perlu mememahami apa itu BEP Break Event Point, komponen, fungsi dan mengapa perhitungan ini menjadi penting. Berikut ini pembahasan lengkap nyaPengertian Break Event Point BEPBreak Event Point BEP adalah formula menggabungkan beberapa elemen dari proses bisnis untuk memahami titik impas, yaitu kondisi di mana perusahaan mendapatkan pendapatan sesuai dengan modal yang dikeluarkan dalam bisnis, BEP kadang-kadang digunakan dalam saham dan penjualan. Perhitungan pada formula BEP dapat dapat mengevaluasi dan menentukan waktu yang efektif untuk membeli dan menjual Break Event Point BEPBreak Even Point BEP terdiri dari komponen-komponen yang saling mempengaruhi. Apa saja komponennya? berikutBiaya Tetap Fixed CostBiaya tetap adalah biaya wajib yang perusahaan selalu keluarkan selama perusahaan menjalankan produksi dan tidak melakukan produksi. Contoh biaya tetap adalah Gaji karyawanBiaya operasionalBiaya pemeliharaan alatdan Juga Perbedaan Biaya Tetap dan Biaya VariabelBiaya Variabel Variable CostBiaya variabel adalah biaya per unit yang bersifat fleksibel tergantung berapa banyak produksi perusahaan. Jika produksi perusahaan sedang naik, maka biaya variabel ikut naik. Yang termasuk biaya variabel adalah; biaya listrik, bahan baku, pengemasan, dan Penjualan Selling PriceHarga penjualan adalah harga jual per produk yang ditetapkan perusahaan atas produk yang mereka produksi. Fungsi Break Even PointPerhitungan Break Even Point BEP memiliki beberapa fungsi yang sangat berguna bagi kelangsungan bisnis perusahaan. Apa saja fungsinya, ya? Untuk mengetahui jumlah penjualan minimal yang harus dipertahankan agar tak rugi dan penjualan yang harus dicapai agar memperoleh keuntunganMencari tahu akibat perubahan harga jual, volume penjualan, dan biaya produksi terhadap bisnis Menentukan bauran produk untuk mencapai tingkat keuntungan tertentuTujuan dari Menghitung BEPPerhitungan BEP dilakukan untuk mengetahui bagaimana harga produk, harga penjualan, volume penjualan, dan laba saling berhubungan dalam perhitungan BEP, perusahaan dapat mengetahui apakah bisnis yang sedang dijalankan akan mengalami profit atau tidak. Sehingga, perusahaan bisa memutuskan apakah bisnis tersebut layak diteruskan atau sebaiknya diberhentikan perhitungan BEP ternyata menemukan bahwa perusahaan bisa menghasilkan profit, maka strategi-strategi tertentu akan dilakukan untuk meningkatkan profit perusahaan bisa mempertahankan tingkat harga produk perusahaan agar dapat dijangkau oleh masyarakat. Perusahaan juga bisa menekan biaya produksi dan operasional sehingga biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan tidak terlalu tinggi. Dengan demikian, keuntungan yang dihasilkan pun akan semakin garis besar, BEP dihitung untuk mengetahui harga produk yang bisa ditetapkan agar bisnis dapat mencapai keuntungan. Selain itu, kapan bisnis akan memperoleh keuntungan tersebut juga merupakan tujuan perhitungan Cara Menghitung BEP Break Even Point Ada cara dalam menghitung break even point. Penggunaan rumus dapat disesuaikan tergantung bagaimana kondisi perusahaan. BEP dalam UnitBEP = Biaya tetap/ Harga per unit–Biaya variabel per unitPengurangan antara harga per unit dan biaya variabel per unit merupakan rumus dari kontribusi dalam RupiahBEP = Biaya tetap/ Kontribusi margin per unit/ Harga per unitBaca Juga Perusahaan Manufaktur dan Hubungannya dengan Perusahaan DagangContoh Perhitungan BEPDiketahui sebuah perusahaan CV Inti Boga Makmur memproduksi roti dengan cita rasa yang sudah tak perlu diragukan. Roti yang diproduksi selalu dalam keadaan fresh dan terkenal berukuran jumbo. Data CV Inti Boga Makmur sebagai berikut Kapasitas produksi yang dapat dipakai 500Harga jual per satuan roti adalah Rp masing-masing biaya tersebut adalah sebagai berikut Biaya tetap Fixed CostOverhead pabrik Rp distribusi Rp administrasi Rp FC = Biaya Variabel Variabel CostBiaya bahan Rp tenaga kerja Rp pabrik Rp distribusi Rp VC Rp ini adalah langkah-langkah perhitungan Break Event Point BEP nya Total penjualan = 500 x Rp = Rp Biaya tetap unit = / 500 = Rp 7000,- per roti. Biaya variabel unit = Rp / 500 = Rp 5000,- per Event Point BEP dalam unit = / Rp – Rp 5000 = 350Dari hasil di atas berarti Artinya, CV Inti Boga Makmur harus menjual 350 roti agar mencapai Juga Menghitung BEP dengan ExcelKesimpulanDemikianlah contoh cara menghitung BEP dengan baik dan benar. Sangat berguna sekali, bukan? Bahkan break even poin berguna untuk menganalisis studi kelayakan dari kegiatan komersial dalam perencanaan BEP dalam hal perencanaan strategis berupa harga jual barang, pengambilan keputusan, dan metode bermanaat dan dapat membantu! - Dalam ilmu ekonomi dan bisnis, break even point atau BEP adalah istilah yang tentu sudah tak asing lagi. BEP adalah seringkali jadi tolak ukur seseorang untuk berinvestasi maupun memulai bisnis. Di Tanah Air, BEP seringkali disebut dengan titik impas. Istilah populer lainnya dari BEP adalah balik modal, meskipun dalam akuntansi, balik modal sebenarnya diartikan dengan istilah return of dari Bankrate, BEP adalah titik impas yang mengacu pada jumlah pendapatan yang harus diperlukan untuk menutup total biaya yang sudah dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu, baik biaya tetap maupun biaya variabel. BEP dianggap sebagai titik ketika pendapatan sudah sama persis dengan perkiraan total biaya, di mana kerugian perusahaan berakhir dan perusahaan tinggal mengumpulkan keuntungan. Baca juga Apa Itu Profit Pengertian, Jenis, dan Perhitungannya Sederhananya, BEP adalah ketika semua biaya yang dikeluarkan untuk operasi produksi bisa ditutupi oleh pendapatan dari penjualan produk. Cara menghitung BEP Cara menghitung BEP atau cara mencari BEP harus dihitung dari empat komponen yang meliputi Biaya tetap fix cost yakni biaya yang harus tetap dikeluarkan perusahaan meskipun jumlah produksi berubah contohnyanya biaya gaji karyawan tetap, biaya sewa tempat, biaya penyusutan, bunga bank, dan sebagainya. Biaya variabel variabel cost biaya yang besarannya proporsional sesuai dengan volume produksi misalnya biaya upah lembur, biaya bahan baku, BBM, dan sebagainya. Pendapatan revenue total dari uang yang diterima dari hasil penjualan. Laba profit adalah selisih antara total penghasilan dikurangi dengan biaya tetap dan biaya variabel. Dalam perhitungan akuntansi BEP adalah digunakan untuk menemukan persamaan di mana biaya yang dikeluarkan untuk produksi barang sesuai dengan pendapatan yang didapat dalam satu periode. Baca juga Apa Itu Franchise dan Bagaimana Skema Bisnisnya? Rumus BEP sendiri bisa menggunakan dua metode, yakni BEP unit dan BEP nominal rupiah. Rumus BEP unit = total biaya tetap / harga jual per unit produk – biaya variabel setiap unit produk. Rumus BEP rupiah = total biaya tetap / 1 – biaya variabel setiap unit produk / harga jual per unit Berikut beberapa manfaat dari BEP Perusahaan bisa menentukan kapasitas produksi agar bisa mencapai keuntungan Dengan BEP adalah perusahaan bisa melakukan efisiensi. Mengetahui perubahan harga jual, biaya, dan volume produksi Penyesuaian jumlah penjualan dan harga barang produksi agar tidak merugi Dengan BEP adalah perusahaan bisa mendapatkan informasi untuk proses pengambilan keputusan. Prameswari Ilustrasi pengertian break even point dalam perusahaan dan cara menghitung BEP atau cara mencari BEP dengan rumus BEP terbaru Itulah cara menghitung BEP atau cara mencari BEP. Rumus BEP bisa dihitung dengan mempertimbangkan faktor biaya dan pendapatan. Fungsi BEP adalah sangat vital untuk keberlangsungan perusahaan. Baca juga Mengenal Apa Itu Margin dalam Bisnis dan Cara Menghitungnya Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

cara menghitung bep usaha makanan